Granit Xhaka Diselidiki soal Sertifikat Vaksin Palsu
BolaKu88 – Granit Xhaka sedang menghadapi penyelidikan di Swiss. Kasus ini berkaitan dengan sertifikat vaksin Covid-19 yang ia peroleh pada 2022.
Xhaka mengakui bahwa ia mendapatkan sertifikat tersebut tanpa menerima vaksin. Ia juga mengaku menyesali keputusan itu.
Saat ini, proses hukum masih berjalan. Xhaka pun siap memberikan keterangan kepada pihak berwenang.
Belum ada putusan pengadilan dalam kasus tersebut. Karena itu, Xhaka belum dapat disebut telah menerima hukuman pidana.
Granit Xhaka Diselidiki di Swiss
Kejaksaan Luzern menangani perkara yang melibatkan Xhaka. Penyelidikan tersebut berkaitan dengan sertifikat vaksin Covid-19.
Otoritas Swiss ingin mengetahui fakta di balik penerbitan sertifikat tersebut. Mereka juga memeriksa bagaimana dokumen itu digunakan.
Kasus ini tidak hanya melibatkan Xhaka. Seorang dokter di Luzern juga menjadi bagian dari penyelidikan.
Polisi sebelumnya menggeledah tempat praktik dokter tersebut pada 2023.
Penyelidikan kemudian berkembang. Nama Xhaka ikut muncul dalam perkara tersebut.
Xhaka Mengakui Kesalahannya
Xhaka akhirnya buka suara mengenai kasus itu.
Ia mengaku memiliki keraguan terhadap vaksin Covid-19 pada 2022. Namun, ia memilih mendapatkan sertifikat vaksin.
Kini, Xhaka mengakui bahwa keputusan tersebut salah.
Pemain Sunderland itu juga menyatakan penyesalan. Ia siap bekerja sama dengan pihak berwenang.
Pengakuan tersebut menjadi perkembangan penting dalam kasus ini. Sebelumnya, publik hanya mendapatkan informasi dari laporan mengenai penyelidikan.
Kasus Ini Bermula pada 2022
Perkara tersebut berawal dari periode pandemi Covid-19.
Saat itu, sertifikat vaksin menjadi salah satu dokumen penting untuk berbagai aktivitas. Aturan mengenai vaksin juga berlaku di banyak negara.
Nama Xhaka kemudian dikaitkan dengan sertifikat vaksin yang bermasalah.
Penyelidikan terhadap seorang dokter di Luzern ikut membuka kembali perkara tersebut.
Polisi melakukan penggeledahan pada 2023. Setelah itu, penyelidikan terus berlanjut.
Pihak berwenang kini memeriksa sejumlah informasi yang berkaitan dengan sertifikat tersebut.
Mengapa Xhaka Terancam 5 Tahun Penjara?
Ancaman hukuman hingga lima tahun penjara menjadi perhatian dalam kasus ini.
Namun, angka tersebut bukan vonis untuk Xhaka.
Hukuman maksimal hingga lima tahun dapat berlaku dalam perkara pemalsuan dokumen tertentu di Swiss. Penerapan hukuman tetap bergantung pada pasal yang digunakan dan fakta yang terbukti.
Dengan demikian, Xhaka belum tentu menerima hukuman lima tahun.
Kejaksaan masih harus menyelesaikan penyelidikan. Setelah itu, proses hukum akan menentukan langkah berikutnya.
Jadi, pemberitaan mengenai lima tahun penjara harus dipahami sebagai ancaman maksimal. Bukan sebagai keputusan pengadilan.
Xhaka Tidak Membela Timnas Swiss
Kasus tersebut juga berdampak pada Timnas Swiss.
Xhaka tidak masuk skuad untuk agenda internasional kali ini. Keputusan tersebut dibuat melalui kesepakatan dengan Asosiasi Sepak Bola Swiss atau SFV.
Xhaka merupakan pemain senior Swiss.
Ia juga menjadi pemegang rekor penampilan untuk negaranya. Xhaka telah mencatat 152 caps bersama Timnas Swiss.
SFV akan mengevaluasi situasi tersebut setelah periode pertandingan internasional selesai.
Xhaka Tetap Bermain untuk Sunderland
Di level klub, Xhaka masih menjadi pemain Sunderland.
Perkara yang sedang diselidiki berkaitan dengan kejadian pada 2022. Saat itu, Xhaka masih bermain untuk Arsenal.
Belum ada keputusan hukum yang menyatakan Xhaka harus meninggalkan Sunderland.
Karena itu, statusnya sebagai pemain klub masih berjalan.
Xhaka kini harus menghadapi proses hukum di Swiss. Pada saat yang sama, ia tetap menjalani karier sepak bolanya.
Kasus Granit Xhaka Masih Berjalan
Kasus sertifikat vaksin ini belum mencapai keputusan akhir.
Xhaka sudah mengakui perbuatannya. Ia juga menyampaikan penyesalan dan siap bekerja sama dengan pihak berwenang.
Namun, pengadilan belum menjatuhkan hukuman kepadanya.
Ancaman lima tahun penjara juga bukan kepastian hukuman.
Hasil akhir akan bergantung pada penyelidikan dan proses hukum di Swiss.
Perkembangan kasus ini tentu menarik perhatian penggemar sepak bola. Xhaka merupakan pemain penting bagi Sunderland dan Timnas Swiss.
BolaKu88 akan terus mengikuti perkembangan kasus Granit Xhaka dan berita sepak bola internasional lainnya.